“Wahai Pemimpin Bangsa!!! Belajar dari Seks, Dong!!!”

•Mei 3, 2010 • 12 Komentar

Judul Buku: Wahai Pemimpin Bangsa!!! Belajar dari Seks, Dong!!!
Penulis: Mariska Lubis
Editor: Andy Syoekry Amal
Penerbit: Grasindo
Harga: Rp. 45.000,-

“Wahai Pemimpin Bangsa!!! Belajar dari Seks, Dong!!!” Hmmmm…. Judul buku yang menggelitik. Pasti, karena asosiasi awal pembaca akan langsung dihadapkan pada pertanyaan “Ada apa dengan pemimpin bangsa sehingga harus belajar dari seks?”
Bagi yang belum membaca buku ini tentu akan langsung tervisual berbagai problem bangsa yang ada saat ini. Beragam keleliruan, bermacam penyimpangan, dan berbagai kesalahan seakan tiada henti menyapa ruang kesadaran kita sebagai anak bangsa dan anak negeri. Dan, apalagi penyebabnya jika bukan karena faktor kepemimpinan.

Lanjutkan membaca ‘“Wahai Pemimpin Bangsa!!! Belajar dari Seks, Dong!!!”’

Pemutarbalikkan Fakta Tentang Seks

•April 5, 2010 • 9 Komentar

Google

Apakah ini juga harus dianggap sesuatu yang tidak benar untuk kemudian ditutup-tutupi, dihapuskan, dan dihancurkan? Apakah juga harus dianggap tidak beriman, tidak berkeyakinan, melanggar moral dan juga etika? Illustrasi: Google

Banyak fakta dituliskan dan disebarkan. Bukan hanya sekedar tulisan atau cerita belaka namun banyak juga yang sangat ilmiah. Yang menyedihkannya adalah bahwa fakta yang diuraikan tersebut kemudian diputarbalikkan. Tidak dipandang sebagai sebuah fakta namun dianggap sebagai dusta dan fiktif. Tak jarang juga malah dianggap sebagai sesuatu yang menjerumuskan. Kenapa tidak boleh bicara tentang fakta bila memang itu kenyataan? Kenapa harus takut menghadapi kenyataan? Apa karena takut merasa bersalah?

Lanjutkan membaca ‘Pemutarbalikkan Fakta Tentang Seks’

Membunuh Hasrat Seksual

•Maret 26, 2010 • 16 Komentar

MEMATIKAN segala keinginan. Melenyapkan semua nafsu dan dorongan yang ada dan terjadi secara otomotis dan alamiah sekalipun. Dibuang dan disingkirkan. Hanya atas nama sebuah dosa.

Pembenaran pemikiran dan sejuta alasan diberikan. Logika diaggap sebagai kunci. Hati menjadi sebuah kewajiban. Asa dan rasa tidak diperhitungkan. Mumbunuh hasrat seksual sama dengan menjadi seorang manusia yang benar-benar “bersih”. Melakukan masturbasi otak dan onani intelektual sendiri di mana orgasmenya pun palsu.

Lanjutkan membaca ‘Membunuh Hasrat Seksual’

Menyatu dalam Persetubuhan

•Maret 24, 2010 • 16 Komentar

PERNAH nggak memperhatikan pasangan suami istri yang sudah lama menikah? Perhatikan, deh!!! Mereka, kok, jadi mirip, ya? Bukan hanya wajah dan penampilannya saja. Sifat, tingkah laku, dan cara berpikirnya juga mirip banget. Kok, bisa begitu, sih?

Ceritanya ada seorang ibu yang memperhatikan anaknya. Ibu ini merasa bahwa banyak sekali perubahan yang terjadi dalam diri anaknya itu. Dia merasa seperti tidak mengenalnya lagi. Beda banget dengan anak yang selama ini dia kenal. Sekarang, dia merasa bahwa anaknya sudah berubah menjadi suami anaknya itu. Kepribadian yang ada di pria itu, pindah ke anaknya. Mau yang positif, mau yang negatif. Begitu juga kebalikannya. Kayak tukeran gitu?!

Lanjutkan membaca ‘Menyatu dalam Persetubuhan’

Seks dan Masa Depan

•Maret 22, 2010 • 5 Komentar

Masa depan adalah kini dan juga lalu. Kini adalah masa lalu juga. Masa depan tidak pernah bisa lepas dari apa yang sekarang kita lakukan dan yang telah kita lakukan. Seks juga demikian. Seks nanti sangat tergantung dengan yang lalu dan juga yang kini. Mengapa selalu sombong dan tinggi hati?! Seks dan masa depan itu nyata, kok!!!

Masa lalu adalah masa yang sulit namun juga indah. Masa di mana banyak sekali terjadi gejolak juga perubahan. Segala isme dan juga paham serta ajaran juga adalah masa lalu. Bahkan perubahan dunia juga adalah masa lalu. Perubahan terus silih berganti dengan sangat cepatnya di masa lalu. Feodalisme, kolonialisme, komunisme, sosialisme, kapitalisme, demokrasi. Renaissance, romantisme, revolusioner, bohemian, Beatles, Morrison, Madonna, Sting, “sex, drugs, and rock n roll”. Apa lagi?! Sebutkan saja semuanya!!! Semua ada di masa lalu.

Lanjutkan membaca ‘Seks dan Masa Depan’

Seandainya Saja Saat Ini

•Maret 18, 2010 • 15 Komentar

Kita berjumpa. Pasti semuanya akan berbeda. Kita tidak perlu lagi harus mimpi, bermimpi, ataupun menjadi pemimpi. Semuanya pasti sudah menjadi benar-benar nyata. Bukan hanya mimpi yang nyata. Sebuah kenyataan yang nyata sekali. Saya sangat merindukanmu.

Bagaimana mungkin semua rasa rindu ini bisa dihentikan? Segala rasa yang ada di hati ini memang begitulah adanya. Tidak mungkin bisa dihentikan begitu saja. Bagaimana mungkin bisa menghentikan matahari untuk tidak bersinar? Menghentikan air yang turun saat hujan? Bumi yang berputar? Mimpi dan bermimpi?! Begitu juga dengan merindukan dirimu.

Lanjutkan membaca ‘Seandainya Saja Saat Ini’

“Dan” Antara Seks Politik ala ML

•Maret 15, 2010 • 4 Komentar

Illustrasi diunduh dari GoogleSebagai penghubung yang menyatukan seks dan politik juga sebagai sebuah antara yang menjadikan keduanya sebuah peleburan. Seks dan politik memang telah dan selalu bercinta. Keduanya adalah cinta sejati yang tidak akan pernah terpisahkan.

Adalah Cupi Valhalla yang meminta saya untuk menjelaskan ini semua. Sebetulnya saya yakin bahwa ini sudah dimengerti hanya ingin kepastian atas jawaban, ya?! Tidak apa-apa. Saya senang dan sangat berterima kasih telah dipercaya.

Sadar tidak sadar, diakui atau tidak diakui, mau mengerti atau tidak mau dimengerti, kita semua adalah hasil dari perkawinan antara seks dan politik. Kitalah “Dan” dan “Antara” keduanya. Apa dan siapa kita sekarang adalah jawabannya. Kita juga adalah peradaban bukan?!

Lanjutkan membaca ‘“Dan” Antara Seks Politik ala ML’