“Kak! Ajarin Ngerayu, Dong!”

Mariska Lubis

MARISKA LUBIS

Hihihihihi… ngerayu aja minta diajarin. Susah, deh! Bagaimana kalau ngajak perempuan kawin? Masa harus diajarin juga?!

Adalah seorang anak muda asal Medan yang menjadi teman saya di facebook. Lucu. Berani. Polos. Tapi hatinya sangaaattt mulia. Seperti kelinci, katanya. Makanya saya senang chat sama dia. Kalau bandel dan genit, sih, biasalah itu! Namanya juga anak muda!

“Saya lagi naksir cewek, nih, kak!”
“Satu apa dua?”
“Huahahahaha… satu yang pasti, dua untuk cadangan.”
Kelakuan!!!
“Bantuin, dong! Ajarin saya ngerayu, kak!”
“Memangnya kamu belum pernah merayu dia?”
“Belum, kak! Saya baru berlagak sok pintar saja!”
Ampun, deh!
“Yah, berlagak bantuin dia bikin skripsi gitu!”
Banyak akalnya juga!
“Kakak, nih! Ayo, dong, kak! Ajarin!”
Hehehe…

Perut saya geli banget setiap kali mengingat bagaimana ngototnya dia minta diajarin ngerayu. Andaikan dia ada di depan saya, pasti dia sudahhabis. Habis saya ketawain!!! Huahahahaha….

Tapi, ya, wajar kalau dia minta diajarin. Dia pikir semua perempuan pasti senang kalau dirayu. Biarpun tahu itu gombal, teuteup aja doyan. Ya, bolehlah! Namanya juga usaha. Ya, nggak?!

Surat cinta. Puisi cinta. Lagu cinta. Apalagi, sih?! Semua ada di dalam lemari, tuh! Tersimpan sangat rapih. Kadang-kadang masih saya buka-buka. Mengenang masa kejayaan, boleh, dong?! Tapi hanya ada satu rayuan yang paling maut yang pernah saya dapatkan dari seorang pria. Bukan lewat surat, bukan pula puisi, apalagi lagu. Hanya sekedar sepenggal kalimat yang terucap dari bibirnya yang dipenuhi dengan kepulan asap rokok. Selalu terkenang dan tersimpan di dalam hati.

“Cinta saya tidaklah setinggi langit atapun seluas samudera. Saya tidak punya apa-apa selain diri saya ini. Dari ujung kepala sampai ujung kaki. Tidak lebih tidak kurang. Hanya ini yang bisa saya berikan.”

Kelepek… kelepek… !!! Saya sampai tidak bisa bicara apa-apa lagi. Benar-benar terpesona sekaligus tersanjung. Apalagi saya bisa melihat sinar matanya yang begitu tulus dan dipenuhi aneka ragam bunga cinta yang sedang bersemi. Dipersembahkan untuk saya pula. Waduuuhhhh!!!! Pria itu pun kemudian menjadi suami saya sekarang. Hehehe….

Ada lagi kata-kata rayuan yang menurut saya sangat indah dan luar biasa. Kata-kata sarkastik yang dibuat dan dinyanyikan oleh Jim Morisson dalam lagunya yang berjudul “Adagio”. Penuh dengan hujatan dan makian tetapi terdengar sangat romantis! Membuat saya sangat ter-fun-fun alias tergila-gila. Pastinya banyak perempuan lain di luar sana merasakan hal yang sama. Kalau nggak, nggak mungkinlah dia bisa jadi idola banyak perempuan di dunia ini.

Esensi dari tulisan saya ini adalah: Merayu saja, kok, repot! Jangan pernah terpaku dengan kata-kata yang harus dipenuhi dengan sayang, cinta, rindu, segalanya, saya, padamu! Bosan!!! Jadilah diri sendiri. Jangan pernah mencoba menjadi seorang pujangga cinta kalau memang bukan! Basi!!! Nggak original!!! Ketahuan gombalnya!

Kata-kata “biasa” bahkan sarkastik pun bisa menjadi sebuah rayuan indah, romantis, dan merasuk sukma bila diucapkan dari dalam lubuk hati yang terdalam secara tulus dan ikhlas. Percaya, deh, kata-kata boleh indah, tapi kalau palsu juga nggak akan pernah berarti apa-apa, tuh! Mendingan yang biasa dan tidak berlebihan, namun murni adanya dan dalam artinya. Seperti yang ditulis dalam secarik kertas kecil yang lusuh. “M, biarlah kamu tetap menjadi seorang Mariska yang indah di mata saya dan anak-anak kita serta orang lain yang mengerti”. Mati kutu saya!!!

Sudah ngerti, kan, dik BP-ku sayang! Selamat merayu, ya!!!!(ASA)

Salam,

MARISKA LUBIS

~ oleh Mariska Lubis pada Oktober 7, 2009.

2 Tanggapan to ““Kak! Ajarin Ngerayu, Dong!””

  1. “merayu” salah satu senjata yang di pakai pria…
    nah..!!!amunisinya..??

    dengan kata, entah sederhana atau tinggi..satu hal..yang penting harus tulus….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: